6 Sayuran yang Mengandung Vitamin C Tinggi

6 Sayuran yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin C ataupun dalam bentuk olahan bisa menjadi pilihan selain buah-buahan. Banyak dari kita yang berpikir jika vitamin C lebih banyak terkandung pada buah.

Faktanya, berbagai macam jenis sayur yang mengandung vitamin C dalam kadar tinggi. Sayuran tersebut bisa dikonsumsi langsung, atau dijadikan bahan pada menu masakan. Vitamin C sendiri memberi banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus. 

Jenis Sayuran yang Mengandung Vitamin C

Tentu tidak hanya vitamin C, nutrisi lainnya tetap dibutuhkan oleh tubuh dalam melancarkan metabolisme, produksi energi, hingga melawan radikal bebas. Berikut sayur tinggi vitamin C. 

Kubis atau Kol

Kubis atau kol identik dengan kandungan airnya yang cukup banyak. Cita rasanya dan aromanya khas, teksturnya pun renyah. Bagi sebagian orang, menikmati kol yang sudah dimasak terasa nikmat. Tetapi banyak juga yang lebih suka memakannya dalam bentuk mentah seperti dalam menu lalapan. Terasa lebih manis dan segar.

Labu Kuning

Bahan makanan yang mengandung vitamin C dan tergolong sebagai sayur adalah labu kuning. Di Indonesia memang olahan labu kuning populer. Namun sayur ini sangat mudah untuk ditemukan. Sementara di negara lainnya, labu kuning sering dimasak menjadi bubur, sup, salad, hingga menu kue dan puding. Labu kuning memiliki cita rasa manis alami. 

Brokoli

Jenis sayur berwarna hijau sudah terkenal kaya akan kandungan nutrisi dan antioksidannya. Brokoli jadi salah satu sayur yang tinggi vitamin C. Brokoli sering juga dipilih menjadi bahan dalam variasi salad dan smoothies. Rasa dan teksturnya begitu khas. Disarankan tidak mengolah atau memasak brokoli di suhu tinggi dalam waktu yang terlalu lama. Selain overcooked, nutrisinya akan berkurang. 

Paprika

Jika kamu lebih mengenal cabai yang kaya vitamin C, sayur yang masih di kelompok hampir sama ini berada di peringkat teratas dalam hal tingginya kandungan vitamin C. Paprika memiliki beberapa jenis seperti hijau dan merah. Rasa dan aromanya sangat khas, apalagi saat dikunyah di mulut.

Paprika menjadi satu bahan penting dalam berbagai menu masakan Eropa dan Amerika. Mulai dari pasta, pizza, sup, sampai salad. 

Bayam

Selanjutnya, sayuran yang mengandung vitamin A dan juga C dengan kandungan tinggi adalah bayam. Ya, bukan hanya vitamin C, tapi juga A. Sama seperti brokoli, bayam juga jauh lebih baik tidak dikonsumsi secara overcooked dan tidak boleh dipanaskan. Baik  di atas kompor, maupun menggunakan microwave.

Bayam bisa menjadi pelengkap salad, dimasak menjadi menu lauk-pauk, serta bisa direbus saja.

Kale

Sayur lainnya dengan kandungan vitamin C yaitu kale. Mungkin masih banyak dari kamu yang belum terlalu familiar, faktanya jenis sayur ini sudah banyak digunakan dalam olahan masakan Indonesia. Banyak yang mengolah kale menjadi hidangan camilan atau pelengkap seperti keripik.

Kale juga banyak dipilih sebagai sayuran pada resep smoothies. Khususnya  yang sudah dalam bentuk powder atau bubuk. Kamu bisa dengan mudah menemukannya di supermarket ataupun toko online. 

Agar kebutuhan nutrisi harian terpenuhi, selain sayuran yang mengandung vitamin C ataupun buah, kamu juga wajib mengonsumsi makanan dan minuman kaya nutrisi lainnya. Jangan lupa untuk mengatur asupan kalori harian, disertai gizi yang seimbang. Hindari bahan makanan tinggi kalori dan tinggi kandungan gula bisa melengkapi pola makan sehat. 

Leave a Reply